Khotbah Perjanjian Lama

Semak yang Menyala-nyala Namun Tak Terbakar

Melalui peristiwa ini kita bisa belajar. Saat nyala api itu membakar kehidupan Musa, saat nyala api itu membakar kehidupan manusia, di sanalah kita mendapati prinsip sebagai pengingat dalam hidup: saat kita mengerjakan pekerjaan Allah dengan cara kita sendiri, dengan cara manusia, kita akan mengalami kegagalan seperti halnya Musa. Kegagalan itulah yang membuat Musa melarikan diri ke padang gurun Midian. Seolah-olah selama itu, apa yang selama 40 tahun dipelajari, selama 40 tahun kehidupan Musa di Mesir, hari itu habis terbakar. Pada saat itu nyala api menghabiskan kehidupan Musa. Musa tidak lebih dari seonggok abu yang tidak berguna. Itulah yang terjadi. Semak duri hidup Musa terbakar habis dimakan oleh api. Karena Musa menyalakan api yang ada di dalam dirinya. Inilah kisah kehidupan Musa di Mesir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *