Kedua,
Allah oleh belas kasihanNya dapat memberikan berkat kesembuhan kepada orang- orang yang mengalami penderitaan sakit. Tetapi Ia juga dapat membiarkan orang tetap dalam kondisinya menderita secara permanen dengan maksud dan tujuan tertentu yaitu menyatakan kemuliaan-Nya setelah diperlengkapinya.
Ketiga,
Mereka yang telah mengalami dan menikmati belas kasihan Allah ternyata tidak tinggal diam, melainkan menyaksikan/menceritakan belas kasihan Tuhan itu di dalam hidupnya kepada dunia, baik mereka yang dikaruniai kesembuhan maupun yang tetap dalam kondisinya menderita secara permanen namun dikaruniai kelengkapan khusus. Mereka dapat mempersembahkan karya agung bagi Tuhan.