Meskipun sudah mendapatkan pengajaran ilahi, menyaksikan teladan sempurna Yesus dan mukjizat-mukjizat-Nya, pikiran para murid tetap berorientasi pada level fisik saja. Tatkala mereka menjadi lapar setelah menyeberangi danau, pikiran mereka tidak terarah pada pemeliharaan Yesus, tetapi pada kekurangan mereka. Sebagaimana yang sering Yesus lakukan, yakni mengoreksi kesalahpahaman mereka, kini pun Dia segera memenuhi kebutuhan mereka dengan memberikan ajaran kebenaran.
Buta yang Dicelikkan!
February 22, 2018