Khotbah Perjanjian Baru

Buta yang Dicelikkan!

Janji Tuhan digenapi atas diri para murid, “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Sebagai orang Kristen, bagaimana mungkin kita akan memahami firman-Nya bila kita malas bermeditasi, membaca Alkitab, dan bersekutu dengan Dia dalam doa. Padahal justru melalui aktivitas inilah, kita membiarkan Roh Allah menuntun kita, menerjemahkan firman itu kepada kita. Tatkala saya dan Anda memberikan keleluasaan Roh Allah bekerja, maka Dia akan memampukan kita untuk memahami rahasia firman-Nya yang terdalam. Setumpul apa pun hati kita, mungkin seperti halnya kedua murid yang berjalan bersama Yesus menuju Emaus, bagaimanapun kondisi kebutaan spiritual kita, Dia sanggup melembutkan hati dan mencelikkannya; menyingkapkan kebenaran-kebenaran penting dalam Alkitab bagi kita. Masalahnya, rindukah atau bersediakah kita untuk diajar oleh Tuhan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *