Khotbah Perjanjian Baru

Buta yang Dicelikkan!

Akhir kata, marilah kita terus-menerus berdoa agar kita tetap mempunyai telinga dan hati seorang murid, mau mendengar dan terus diajar oleh Sang Guru Agung kita sehingga kebutaan spiritual kita terlebih dahulu tercelikkan, dan barulah dengan hati lembut kita menerima Dia sebagai Juruselamat pribadi serta siap dipakai oleh Tuhan untuk memperkenalkan Kristus kepada orang lain.  A  m  i  n!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *