Khotbah Perjanjian Baru

Tanda-tanda Kedewasaan Rohani

Demikian halnya dengan pelayanan yang kita lakukan, terlebih ketika kita terbagi di dalam kelompok-kelompok tertentu. Misalnya, di setiap gereja ada banyak komisi, kelompok paduan suara, atau kelompok pemusik. Sekarang, coba bayangkan, jika setiap kelompok ini melihat diri paling penting, paling baik di antara yang lain. Pasti motivasinya bukan lagi melayani, melainkan untuk berkompetisi. Karena itu, kita perlu mawas diri dan terus mengoreksi cara kita melihat diri sendiri. Sesungguhnya,  cara kita melihat diri kita sendiri menenetukan apakah kita dewasa atau tidak secara rohani.

Kedua : Kedewasaan Rohani Seseorang Terlihat dari Caranya Melihat Orang Lain

Seseorang yang dewasa rohaninya dapat terlihat dari cara orang itu melihat dan memperlakukan orang lain. Mengapa Paulus mengecam jemaat Korintus dengan mengatakan mereka masih belum dewasa secara rohani? Alasannya, karena jemaat Korintus melihat orang lain sebagai musuh. Jemaat Korintus yang kaya akan materi dan karunia-karunia itu menganggap orang-orang di luar mereka sebagai pihak lawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *