Tentu saja, banyak orang yang ikut berbahagia dengan kebahagiaan keluarga itu, tetapi tidak sedikit orang yang memutuskan relasi dengan mereka tanpa alasan yang jelas. Si ibu bercerita bahwa ada orang-orang yang ‘sinis’ dan iri hati karena perubahan hidup mereka yang semakin membaik. Orang tersebutadalah orang yang dulu malah sering membantu si ibu ketika mengalami kesusahan. Namun, sekarang orang itu merasa sudah tersaingi dan malah tidak suka dengan kesuksesan dari keluarga ibu itu. Ia malah jadi menyesal pernah membantu keluarga ibu itu. Inilah konsekuensi yang terjadi ketika kecemburuan yang bercokol di dalam hati kita. Kita tidak senang melihat kesukesan orang lain. Kita akan cenderung melihatnya sebagai “saingan” kita.
Tanda-tanda Kedewasaan Rohani
May 26, 2017