Khotbah Perjanjian Baru

Tanda-tanda Kedewasaan Rohani

Mengapa membutuhkan kedewasaan? Alasannya, karena manusia yang masih dikuasai oleh keinginan daging akan cenderung mengatakan, “Mengapa bukan aku?” “Mengapa harus dia yang  mendapatkan pujian?”, “Aku bisa lebih baik dari dia!”

Seorang ibu menceritakan kisah hidup mereka yang pada mulanya adalah orang yang sangat berkekurangan secara materi. Ia berjuang seorang diri tanpa suami. Berjuang, bertahan membesarkan ketiga anak-anaknya. Perjalanan panjang yang penuh derita itu dijalani dengan begitu tabah. Perjuangan yang penuh derita itu perlahan membuahkan kebahagiaan. Air mata yang dulunya dianggap sebagai penderitaan, sekarang berubah menjadi air mata kebahagiaan. Keluarga itu perlahan menjadi semakin lebih baik, secara ekonomi. Ketiga anaknya juga bisa meraih pendidikan di luar negeri. Mereka tidak lagi mengontrak rumah dan tidak harus berjalan kaki kemana-mana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *