Berbicara sampai di sini, saya teringat pada perumpamaan Tuhan Yesus tentang lima anak dara yang bijaksana, yang menantikan tibanya sang mempelai lelaki dengan sambil menyediakan minyak yang cukup untuk pelita mereka. Tatkala lima anak dara yang bodoh kehabisan minyak dan meminta kepada anak dara yang bijaksana. Jawaban mereka tegas dan tepat, “Tidak! Nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di sana.” Masing-masing orang harus siap sedia. Memang kesalehan keluarga mencakup tanggung jawab atas seisi keluarga, namun tidak dapat mewakili kesalehan personal.
Kedatangan Kristus Mengubah yang Hina Menjadi Mulia
February 8, 2018