Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Baru

Magnificat

SS, sebagai umat Yahudi, Maria dibesarkan dalam keluarga yang taat dan takut akan Allah. Ia mengenal hukum Taurat, ia mengenal siapa Allah YHWH. Ia pun tahu bahwa dalam Perjanjian Lama, Allah berulang kali berjanji akan menghadirkan Mesias untuk membebaskan umat Israel. Pada zaman Maria hidup, bangsa Israel sedang berada dalam penjajahan Romawi. Sebuah bangsa yang tidak mengenal Allah dan menindas sedemikian rupa bangsa Israel. Tentu sebagai seorang beriman, Maria benar-benar menantikan janji Allah digenapi atas bangsanya. Seperti orang-orang Yahudi lainnya, katakanlah Simeon, Hana, ataupun orang-orang lain, dalam doanya pun mungkin tidak putus-putusnya ia menaikkan harapan yang sama: “Datanglah Mesias, tolonglah kami.” Namun, seolah Allah tetap diam dan tidak mendengar mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *