Khotbah Natal, Khotbah Perjanjian Baru

Magnificat

Sejak abad ke-2 M, manusia dengan ilmu pengetahuannya membuat teori tentang bumi dan alam semesta yang dikenal dengan Geocentric Theory, yaitu bahwa Bumi menjadi pusat alam semesta. Bumi berada di tengah dan semua benda langit lain termasuk matahari bergerak mengitari bumi. Kurang lebih 1500 tahun kemudian ditemukan sebuah teori Heliosentris, yang kita kenal dan pegang sampai hari ini. Teori ini menyangkal bahwa bukan bumi yang menjadi pusat alam semesta, matahari-lah pusatnya. Bumi dan planet-planet yang lain bergerak dalam lintasannya mengelilingi matahari. Mari kita andaikan, bumi adalah manusia dan matahari adalah Allah. Seringkali, manusia seperti bumi dalam teori geosentris. Merasa bahwa dirinyalah pusat segala sesuatu, bukan Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *