Allah yang beranugerah kepadanya (ay. 46-50)
Maria menemukan sukacita di dalam tindakan Allah yang secara ajaib menjadikannya mengandung anak pengharapan mesianik. Maria menyadari campur tangan Allah sebagai Juru Selamatnya. Maria menujukan pujiannya kepada Allah Juru Selamatnya. Gambaran PL tentang Allah yang menyelamatkan adalah gambaran yang lazim. Maria menggambarkan dirinya sebagai hamba, sebuah posisi yang sadar siapa dirinya di hadapan Allah. Maria mengagungkan Allah sebagai TuhanIa menyebut Allah sebagai “Yang Mahakuasa.” Semua sebutan ini menunjukkan kerendah-hatian Maria.