Khotbah Perjanjian Baru

Quit? No!

  1. Saat ia masih kecil sampai remaja, ia tinggal bersama dengan Yakub, ayahnya dan saudara-saudara (yang berlainan ibu). Yusuf muda sangatlah dikasihi Yakub melebihi saudara-saudaranya yang lain. Kepadanya sang ayah memberikan sebuah jubah maha indah. Tetapi ia dibenci oleh saudara-saudara laki-lakinya. Kebencian mereka semakin bertambah-tambah, setelah Yusuf menceritakan 2 mimpinya kepada semua saudaranya dan juga orang tuanya.
  2. Setelah itu, Yusuf dijual oleh saudara-saudaranya ke para pedagang budak. Ia dibeli oleh keluarga Potifar. Sayangnya, Yusuf difitnah dan kemudian dijebloskan ke dalam penjara. Di penjara, Tuhan menyertai Yusuf sehingga ia menjadi orang kepercayaan kepala penjara.
  3. Titik balik kehidupan Yusuf terjadi saat ia berhasil menafsirkan mimpi juru roti dan juru minuman Firaun. Meski awalnya ia dilupakan selama dua tahun, tetapi akhirnya ia dipanggil ke istana Firaun untuk mengartikan mimpi sang Firaun.
  4. Setelah berhasil menafsirkan dengan baik, kondisi Yusuf berubah dengan drastis. Ia diangkat sebagai orang kepercayaan Firaun dan memperoleh kedudukan penting di dalam Kerajaan Mesir.
  5. Yusuf kemudian menolong keluarganya yang menghadapi bahaya kelaparan. Ia memelihara seluruh keluarganya dan menolong mereka tinggal di Mesir untuk jangka waktu yang sangat panjang.

Jikalau saya gambarkan hidup Yusuf seumpama sebuah jalan panjang. Jalan tersebut bukanlah jalan yang lurus, karena ada banyak tikungan-tikungan tajam, lalu ada jalan yang naik dan turun. Jalan yang dilaluinya pun bukanlah jalan yang rata dan mulus sekali. Tetapi saya melihat ia melewatinya dengan baik. Ada satu peristiwa yang membuat saya menyadari bagaimana Yusuf memandang seluruh kesulitan yang ia alami itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *