SS, pernahkah mengetahui peribahasa Indonesia: “Gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak.” Agaknya peribahasa ini cocok dengan perkataan Yesus yang memperingatkan agar orang tidak menghakimi sesamanya. Pada orang yang suka menghakimi, di ayat 3 Yesus berkata: “Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?” Di sini Yesus memberikan pengajarannya dengan penggambaran hiperbola bernada humor. Bagaimana “Selumbar” dan “Balok” itu diperbandingkan dengan tajam. Selumbar adalah bintik, serpihan kayu, sedangkan balok yang dimaksud adalah potongan kayu besar untuk bahan pembuat bangunan. Jelas perbandingan yang sangat menyolok berbeda. Mengapa Yesus memakai hiperbola ini?
Hidup Tanpa Menghakimi
April 9, 2020