Khotbah Perjanjian Baru

Hidup Tanpa Menghakimi

Di sisi lain, ada orang-orang yang juga merasa “Only God can judge me” atau “Hanya Tuhan saja yang bisa atau berhak menghakimiku.” Dengan dalih itu, sering kali mereka kebal terhadap segala bentuk pengoreksian yang dilakukan oleh orang lain terhadapnya. Akhirnya yang terjadi adalah orang itu bertindak semau-maunya, tanpa peduli masukan, kritik, nasihat dari orang lain. Semua dipukul rata dalam kata “Penghakiman.” Apalagi ketika membaca firman Tuhan hari ini, saat Yesus berkata: “Jangan menghakimi.” Mungkin ada jari yang mulai menunjuk dan hati yang mulai memikirkan orang yang kita pikir sudah “Menghakimi” kita. “Pada orang itu akan saya tunjukkan ayat ini, biar tahu rasa.” Orang jadi memilih untuk bersikap apatis terhadap kesalahan orang lain, karena enggan untuk disebut “Menghakimi orang lain.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *