SS, ketika kita menghakimi orang lain, kita merasa lebih hebat dari mereka. Inilah mengapa gosip terasa begitu nikmat. Gosip membuat kita merasa lebih baik dari mereka yang kita gosipkan. Ketika kesalahan mereka kita bahas, kita mendiskusikan kekurangan serta kegagalan mereka, maka kita sebetulnya sedang memproyeksikan segala kekurangan kita sendiri. Semakin kesalahan orang kita besar-besarkan, semakin pula kita lupa dengan kesalahan sendiri. Menghakimi orang lain membuat kita merasa benar dan orang lain salah. Rasanya nikmat. Kita lupa dengan kegagalan sendiri ketika kita fokus pada kesalahan orang lain. Entah kita menghakimi seseorang di depan atau di belakangnya, hasilnya akan tetap sama: Kita merasa lebih baik ketika menghakimi merkea. Inilah mengapa orang yang suka menghakimi orang lain tidak merasa diri mereka buruk serta tidak mengakui kejelekan diri sendiri. Kesalahan kecil yang orang lain lakukan, dibesar-besarkan. Kesalahan diri sendiri yang besar, sengaja dikecil-kecilkan sehingga tidak tampak bahwa kita yang bersalah. Ketika melakukannya, kita menjadi orang yang munafik di hadapan Allah.
Hidup Tanpa Menghakimi
April 9, 2020