Penutup
SS, mari belajar akan hal ini, mari terus berproses bersama Tuhan. Biarlah hati kita dipenuhi dengan kasih sehingga dapat berempati pada orang lain dan tidak mudah menghakimi mereka. Biarlah hidup kita pun diliputi oleh damai sejahtera karena kita tidak sibuk mencari kesalahan orang lain dan menghakimi mereka, melainkan sibuk menyalurkan kasih Tuhan untuk saling membangun. Sesungguhnya Tuhanlah hakim yang adil, yang dengan setia mengajari kita untuk menjadi adil seperti Dia. Dalam keadilan-Nya, ada kasih. Dalam kasih-Nya, ada keadilan. Kiranya Tuhan yang menolong.