Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus… satu hal lagi. Dari apa yang dialami oleh Yusuf, kok saya melihat hidup ini kayak kue bolu kukus. Ada di antara Saudara yang bisa membuat kue bolu kukus? Ibu pernah, ya? Yang lain ada yang pernah? Masak ndak ada? Wah, berarti hanya penikmat saja, ya? Ohh…ternyata ada satu yang sudah pernah membuat kue bolu kukus.
Saya minta tolong Pak Andi Chong untuk membantu saya. Saya ingin tunjukkan pada Saudara. Saya membawa bolu kukus. Temen lho iki. Saya bawa kue bolu kukus ini dari Semarang (membuka dos dan mengeluarkan bolu kukus). Yuk Pak Andi Chong, ke sini Pak tolong bawakan bolu kukus ini. Sekarang kita akan belajar dari kue bolu kukus ini Saudara. Tadi dari semua yang ada di sini, yang ngacung pernah bikin bolu kukus cuma satu. Dengan ibu siapa? Bu Yuli. Pernah buat bolu kukus Bu? Pernah. Tahu nggak bahan-bahan yang digunakan untuk membuat bolu kukus itu apa saja?
Terima kasih pengingat dalam menjalani hidup ini, selalu mengandalkan Tangan Tuhan.
Puji Tuhan. Thanks pak Hery. Jbu
Menurut admin apakah segala ketentuan kehidupan ummat manusia selalu ditangab tuhan??
Mohon ulasannya min …
Makasi salam kenal …