Khotbah Perjanjian Lama

Di Tangan Tuhan

Nah, Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Ada satu hal sangat penting yang betul-betul perlu kita pahami dalam kehidupan ini. Apa pun yang terjadi di dalam hidup ini, ada tangan Tuhan yang mengatur. Sekalipun Yusuf harus mengalami penderitaan demi penderitaan, di sana kita melihat tangan kuasa Allah tetap menyertai Yusuf. Di sini kita melihat bahwa cara Allah menangani kehidupan ini berbeda dengan cara manusia.

Kita melihat yang pertama. Saat kehidupan kita berada di tangan Tuhan, yang namanya turun itu justru naik.

Paradoks ini terjadi di dalam kehidupan Yusuf. Yusuf adalah anak favorit bapa Yakub. Dia sangat disayang bapa Yakub. Yusuf berada pada posisi di atas di antara saudara-saudaranya. Tapi, bagaimana kehidupan Yusuf selanjutnya? Dari orang yang disayang, Yusuf harus mengalami gerakan menurun… dibuang dan dijual jadi budak. Dari posisi sebagai anak kesayangan menjadi budak itu bukan keadaan naik. Ini keadaan yang turun. Bagaimana setelah menjadi budak, Saudara? Turun lagi menjadi narapidana. Ia sama dengan penjahat. Jadi, dari anak kesayangan Yusuf turun menjadi budak, dari budak Yusuf turun lagi menjadi seorang tahanan. Dari kacamata manusia, kehidupan Yusuf terus menurun. Namun, di sini kita melihat bahwa gerakan yang menurun di dalam kehidupan Yusuf itu justru Tuhan buat menjadi naik. Yusuf menjadi Penguasa Mesir.

3 thoughts on “Di Tangan Tuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *